Ulurkan tanganmu dengan sungguh-sungguh

Beberapa hari lalu, saya dibuat kesal oleh salahsatu saudara saya karena kebetulan saya ada keperluan ke ibu kota untuk memenuhi undangan(panggilan kerja). Bingung juga karena saya mau tinggal di mana?

Ibupun teringat bahwa ada bibi yang tinggal di sana, dan ketika telfon bibi sangat antusias dan menyarankan untuk nebeng beberapa hari di kost anaknya dan diberilah nomor telfon anaknya ke saya. Dengan penuh semangat sayapun mengirim pesan kepada si fulan bahwa saya mau ke ibukota dan mau ikut nebeng selama di jakarta. Dengan penuh rasa was-was dan jengkel karena hingga hari keberangkatan pesan saya tidak pernah di balas tapi saya malah dapat pesan dari saudari saya bahwa dia mau menjemput saya dan mengajak saya tinggal ditempatnya.

Oya… Orang ini memang dari dulu seperti ini dan saya juga heran salah apa saya terhadapnya? padahal dari kecil kita suka main bersama malahan 😦

Dan akhirnya, saya tinggal sementara di bekasi dan hikmahnya saya jadi tahu bentuk bekasi dan muter-muter jakarta buat nyari tempatnya 🙂

Catatan ini bukanlah catatan untuk menebar kebencian melainkan sebuah catatan yang bisa kita jadikan pengingat bahwa kalo mau bantu orang ya bantu dengan sunguh-sungguh kalo gak mau ya bilang dengan tegas agar tidak terjadi perselisihan.

Advertisements
This entry was posted in Perjalanan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s